“Recovery On Reboot And HIPS”
oleh Niken Cahyani &Marvin R
Pada pembicaraan kali ini mengetengahkan tentang keamanan sistem komputer. Kita tahu bahwa komputer sekarang ini sudah sangat komplek dalam penggunaannya sehingga keamanan sistem komputer perlu kita terapkan dengan sebaik-baiknya. Keamanan komputer digunakan untuk melindungi data dan informasi yang ada dalam sistem yang kita miliki. Mungkin kita sebagai mahasiswa tidak terlalu peduli dengan masalah yang satu ini. Namun jangan salah walaupun kita hanya seorang awam dalam bidang informasi, kita bisa saja menjadi korban para perusak sistem. Karena banyak sekali alasan yang bisa memotivasi para perusak atau pencuri data untuk mengambil data yang kita miliki dalam sistem kita.
Berikut ini pendekatan yang digunakan dalam sistem komputer
1. Trust all the software to abide by a security policy but the software is not trustworthy (this is computer insecurity)
2. Trust all the software to abide by a security policy and the software is validated as trustworthy.
3. Trust no software but enforce a security policy with no trustworty mechanisms (this is computer insecurity)
4. Trust no software but enforce a security policy with trustworthy mechanisms.
Pendekatan yang baik untuk kita gunakan adalah pada pendekatan poin kedua dan keempat dimana kita bisa mempercayai suatu perangkat lunak dengan jalan perangkat itu sudah sesuai dengan standar keamanan dan juga kita telah memvalidasi perangkat tersebut. Ataupun kita tidak mempercayai perangkat lunak apapun tetapi kita melakukan sebuah kebijakan keamanan dengan mekanisme yang terpercaya.
Beberapa hal yang bisa menjadi ancaman bagi sistem komputer kita yaitu :
- Serangan exploit :suatu program kecil untuk mengetahui kelemahan sistem kita.
- Eavesdropping : tindakkan penyadapan
- Social Engineering and Human Error : mengandalkan kelemahan manusia.
- Denial of service attack
- Indirect attack : menggunakan komputer orang lain untuk melakukan serangan.
- Dsb
Semakin hari semakin banyak cara yang bisa digunakan para penyerang tersebut untuk melakukan serangan pada sistem komputer kita. Untuk itulah diperlukan adanya tindakan yang perlu dilakukan oleh kita sebagai pengguna komputer yaitu dengan cara:
- Preventif : misalnya dengan melakukan instalasi firewall / paket filtering pada komputer kita.
- Detection : untuk deteksi serangan jaringan saat proses, bisa dengan memasang antivirus, antispyware atau antitrojan.
- Response : yaitu tindakan paling minimal yang bisa dilakukan oleh seorang user untuk mengamankan sistem yang ia miliki misalnya dengan mengupdate sistem yang dia miliki secara berkala.
Selain tindakan diatas, sekarang sudah ada metode lain yang bisa kita lakukan yaitu dengan metode recovery. Metode ini dimaksudkan untuk mengembalikan sistem kita jika suatu saat terjadi kerusakan pada sistem yang kita miliki. Hal ini akan sangat bermanfaat karena selain bisa menanggulangi serangan dari luar sistem, cara ini juga mampu untum berjaga ketika kita sebagai user melakukan kesalahan dalam menggunakan sistem sehingga terjadi crash dalam sistem kita. Dengan recovery kita bisa mengembalikan keadaan sistem kita seperti sebelum sistem kita terkena masalah. Ada 2 metode recovery yaitu data imaging (pengcopyan sektor ke sektor) dan juga data backup ( menempatkan data pada storage lain yang lebih aman).
Beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan recovery yaitu
- Recovery on reboot
a. fisrt defense – ISR
b. Roolback RX
c. Drive Vaccine
d. Deepfreeze
- HIPS
a. Prosess Guard
b. Antiexecutable
Recovery on boot artinya kita bisa mengembalikan keadaan sistem kita seperti sedia kala setiap kita melakukan booting pada sistem. Sedangkan HIPS adalah suatu aplikasi untuk menanggulangi masalah karena ada program yang menyebabkan sistem yang kita miliki tidak berjalan dengan semestinya. Dengan HIPS kita bisa mematikan program apa yang tidak kita inginkan.
Dari sekian banyak cara yang bisa ditempuh oleh pengguna komputer, semua itu akan tetap sia-sia ketika pengguna tidak peduli dengan sistem yang mereka miliki. Jangankan untuk sebuah perusahan yang mempunyai data-data sangat rahasia, untuk seorang pengguna pribadi pun bisa terkena serangan para perusak sistem. Siapapun bisa menjadi korban mereka. Semua itu kembali pada para penggunanya apakah akan membiarkan sistemnya “terbuka” atau akan mencoba untuk lebih menjaga sistem mereka untuk menanggulangi resiko terburuk yang mungkin bisa terjadi di kemudian hari.
Showing posts with label seminar. Show all posts
Showing posts with label seminar. Show all posts
Friday, June 5, 2009
Saturday, May 23, 2009
Basis Data Spasial
Mochammad Zuliansyah
Basis data spasial adalah database yang dioptimalkan untuk menyimpan dan permintaan data yang terkait dengan objek dalam ruang, termasuk poin, dan baris polygon. Sementara khas database dapat memahami numerik dan karakter berbagai jenis data, fungsi tambahan perlu ditambahkan ke database untuk memproses data spasial jenis. Ini biasanya disebut geometri atau fitur.(wikipedia)
Beberapa fitur dasar yang dimiliki oleh basis data spasial adalah
1.Jarak : yaitu untuk menentukan jarak antar objek seperti poin, area poligon dll
2.Predikat : untuk mendeskripsikan suatu objek. Misalnya ada atau tidaknya suatu objek pada suatu lokasi.
3.Observer function : query yang akan mengembalikan informasi khusus mengenai fitur.
4.Constructor Functions :Untuk menetapkan jumlah vektor(tempat node) yang dapat membentuk garis.
Ada beberapa metode untuk menyimpan data spasial yaitu menggunakan spasial 2D (muncul pada tahun 1998) atau menggunakan yang 3D(mulai diriset tahun 1998, dipublikasikan tahun 2000). Dari masing-masing cara tersebut didalamnya masih terdapat banyak lagi tipe-tipe yang bisa kita gunakan untuk menyimpan data spasial yang kita miliki. Misalnya dengan menggunakan R-Tree, Quadtree, kD-tree, FDS, TEN dan masih banyak yang lainnya. Namun pada dasarnya yang tersimpan dalam database tersebut adalah suatu bentuk identifikasi kita kepada suatu objek. Dalam identifikasi ini kita minimal memiliki :
1.Attribut(A), yaitu karakteristik suatu objek, bisa berupa berat, bahan yang digunakan dll
2.Relation(R), interaksi antara suatu objek dengan objek lain.
3.Behaviour(B), fungsi dinamis suatu objek
4.Scenario(S), kedinamisan objek berdasarkan waktu absolut.
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kemunculan Google Earth. Itu adalah salah satu bentuk penggunaan database spatial. Kita mampu untuk mencari suatu objek dalam suatu tataran letak di suatu tempat. Dengan menggunakan teknologi ini juga sebuah pemerintahan bisa menggunakannya untuk keperluan mereka. Seperti untuk melakukan perancangan tata kota yang baik. Perancangan tata kota menggunakan database spasial pada dasarnya akan lebih efektif dilakukan daripada menggunakan foto udara. Hal ini karena foto udara menggunakan biaya yang mahal. Dan belum tentu up to date. Berbeda jika kita menggunakan database spatial, kita bisa mengupdate kapanpun ketika terjadi perubahan. Contohnya ketika suatu perusahaan akan membangun kantor atau pabrik kita bisa meminta data objek yang akan mereka bangun. Kemudian dilakukan analisis terhadap dampak yang terjadi pada lingkungan sekitar.
Basis data spasial adalah database yang dioptimalkan untuk menyimpan dan permintaan data yang terkait dengan objek dalam ruang, termasuk poin, dan baris polygon. Sementara khas database dapat memahami numerik dan karakter berbagai jenis data, fungsi tambahan perlu ditambahkan ke database untuk memproses data spasial jenis. Ini biasanya disebut geometri atau fitur.(wikipedia)
Beberapa fitur dasar yang dimiliki oleh basis data spasial adalah
1.Jarak : yaitu untuk menentukan jarak antar objek seperti poin, area poligon dll
2.Predikat : untuk mendeskripsikan suatu objek. Misalnya ada atau tidaknya suatu objek pada suatu lokasi.
3.Observer function : query yang akan mengembalikan informasi khusus mengenai fitur.
4.Constructor Functions :Untuk menetapkan jumlah vektor(tempat node) yang dapat membentuk garis.
Ada beberapa metode untuk menyimpan data spasial yaitu menggunakan spasial 2D (muncul pada tahun 1998) atau menggunakan yang 3D(mulai diriset tahun 1998, dipublikasikan tahun 2000). Dari masing-masing cara tersebut didalamnya masih terdapat banyak lagi tipe-tipe yang bisa kita gunakan untuk menyimpan data spasial yang kita miliki. Misalnya dengan menggunakan R-Tree, Quadtree, kD-tree, FDS, TEN dan masih banyak yang lainnya. Namun pada dasarnya yang tersimpan dalam database tersebut adalah suatu bentuk identifikasi kita kepada suatu objek. Dalam identifikasi ini kita minimal memiliki :
1.Attribut(A), yaitu karakteristik suatu objek, bisa berupa berat, bahan yang digunakan dll
2.Relation(R), interaksi antara suatu objek dengan objek lain.
3.Behaviour(B), fungsi dinamis suatu objek
4.Scenario(S), kedinamisan objek berdasarkan waktu absolut.
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kemunculan Google Earth. Itu adalah salah satu bentuk penggunaan database spatial. Kita mampu untuk mencari suatu objek dalam suatu tataran letak di suatu tempat. Dengan menggunakan teknologi ini juga sebuah pemerintahan bisa menggunakannya untuk keperluan mereka. Seperti untuk melakukan perancangan tata kota yang baik. Perancangan tata kota menggunakan database spasial pada dasarnya akan lebih efektif dilakukan daripada menggunakan foto udara. Hal ini karena foto udara menggunakan biaya yang mahal. Dan belum tentu up to date. Berbeda jika kita menggunakan database spatial, kita bisa mengupdate kapanpun ketika terjadi perubahan. Contohnya ketika suatu perusahaan akan membangun kantor atau pabrik kita bisa meminta data objek yang akan mereka bangun. Kemudian dilakukan analisis terhadap dampak yang terjadi pada lingkungan sekitar.
Observasi Perkembangan TIK Korporat dan Kondisi TIK di BUMN
Alexander Rusli, Ph.D
Teknologi informasi pengelolaan korporasi satu dekade silam terletak pada kecenderungan ERP(Enterprise Resource Planning). Keunggulan ERP adalah pada kemampuan mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis korporasi. Selain itu dengan adanya ERP menjadikan kita dalam mengambil suatu keputusan menjadi lebih cepat dan akurat. Hal ini karena adanya komponen-komponen yang ada di ERP seperti inventory, production, accounting, human resources, delivery, BI, sales, engineering, production planning, dan purchase.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah banyak hal. Hal ini terutama terlihat dengan semakin mudahnya kita mengakses tiap informasi terbaru yang sedang terjadi. Selain itu kemudahan dalam pengintegrasian teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan maka menjadikan tiap korporasi mengharuskan adanya penggunaan TI didalamnya yaitu dengan ERP Mobile.
Dengan pemanfaatan TI dalam korporasi ada bebrapa hal yang bisa kita dapatkan yaitu dengan penggunaan ERP sehingga informasi yang terkait dengan keseluruhan aktivitas bisnis korporasi dapat diintegrasikan dan ditampilkan sesuai kebutuhan. Dengan ERP terkoneksi pada jaringan Internet menjadikannya keseluruhan informasi yang dibutuhkan dapat diakses sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan dimanapun dan kapanpun.
Penggunaan TI juga akan menambah daya saing kita ke lain pihak. Investasi TI harus dilakukan secara terus menerus dan selalu diperbaharui karena pesaing tidak akan menyamai inovasi kita tapi akan langsung memebangun yang lebih kuat. Sekarang ini juga telah banyak proses bisnis yang telah berubah menjadi digital.
kehandalan TI yang telah ada sekarang ini dan pengelolaan TI telah menjadi perhatian utama oleh para investor/pemegang saham sejajar dengan perhatian mereka terhadap indikator-indikator keuangan penting. Arah dan kebijakan pengelolaan TI pada beberapa perusahaan maju langsung ditetapkan oleh CEO.
Implementasi TI di BUMN jika dilihat dari sampel-sampel yang ada menunjukkan realisasi CAPEX TI lebih besar daripada OPEX TI-nya. Belum semua BUMN menggunakan ERP. Dilihat dari aspek anggaran, manajemen masih cendenrung menempatkan porsi CAPEX TI lebih besar daripada OPEX TI.
Teknologi informasi pengelolaan korporasi satu dekade silam terletak pada kecenderungan ERP(Enterprise Resource Planning). Keunggulan ERP adalah pada kemampuan mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis korporasi. Selain itu dengan adanya ERP menjadikan kita dalam mengambil suatu keputusan menjadi lebih cepat dan akurat. Hal ini karena adanya komponen-komponen yang ada di ERP seperti inventory, production, accounting, human resources, delivery, BI, sales, engineering, production planning, dan purchase.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah banyak hal. Hal ini terutama terlihat dengan semakin mudahnya kita mengakses tiap informasi terbaru yang sedang terjadi. Selain itu kemudahan dalam pengintegrasian teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan maka menjadikan tiap korporasi mengharuskan adanya penggunaan TI didalamnya yaitu dengan ERP Mobile.
Dengan pemanfaatan TI dalam korporasi ada bebrapa hal yang bisa kita dapatkan yaitu dengan penggunaan ERP sehingga informasi yang terkait dengan keseluruhan aktivitas bisnis korporasi dapat diintegrasikan dan ditampilkan sesuai kebutuhan. Dengan ERP terkoneksi pada jaringan Internet menjadikannya keseluruhan informasi yang dibutuhkan dapat diakses sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan dimanapun dan kapanpun.
Penggunaan TI juga akan menambah daya saing kita ke lain pihak. Investasi TI harus dilakukan secara terus menerus dan selalu diperbaharui karena pesaing tidak akan menyamai inovasi kita tapi akan langsung memebangun yang lebih kuat. Sekarang ini juga telah banyak proses bisnis yang telah berubah menjadi digital.
kehandalan TI yang telah ada sekarang ini dan pengelolaan TI telah menjadi perhatian utama oleh para investor/pemegang saham sejajar dengan perhatian mereka terhadap indikator-indikator keuangan penting. Arah dan kebijakan pengelolaan TI pada beberapa perusahaan maju langsung ditetapkan oleh CEO.
Implementasi TI di BUMN jika dilihat dari sampel-sampel yang ada menunjukkan realisasi CAPEX TI lebih besar daripada OPEX TI-nya. Belum semua BUMN menggunakan ERP. Dilihat dari aspek anggaran, manajemen masih cendenrung menempatkan porsi CAPEX TI lebih besar daripada OPEX TI.
Friday, May 8, 2009
Menemukan Potensi Diri melalui Kemampuan Menulis
oleh Maemun Herawati
Seperti kita tahu bahwa kita hidup dari akan meninggalkan peradaban-peradaban disaat kita masih ada. Sebuah peradaban akan dapat kita ketahui jika ada bukti yang ada. Salah satu peninggalan peradaban adalah karya tulis. Ketika suatu peradaban hendak dihancurkan maka yang dihilangkan adalah karya tulis yang ada pada peradaban tersebut. Ini menghilangkan jejak adanya peradaban yang akan dihancurkan.
Karya tulis adalah salah satu bentuk apresiasi manusia dalam mengeluarkan isi dalam pikirannya. Secerdas apapun manusia jika idenya tidak dituangkan dalam bentuk tulisan (baik oleh dirinya maupun orang lain) kecerdasan itu hanya akan bertahan sebentar saja. Sepanjang masih ada yang mampu untuk menghafal ide-ide cerdas tersebut. Hal ini sangat rentan sekali ide tersebut akan cepat hilang. Apalagi jika ide tersebut bisa digunakan untuk kemaslahatan manusia.
Beberapa jenis tulisan yaitu :
1.Karya non fiksi / jurnalistik
Sebuah karya bisa kita nilai sebagai suatu karya non fiksi / jurnalis jika dalam karya tersebut menampilkan suatu fakta, data maupun opini penulis. Menampilkan sesuatu dengan apa adanya. Termasuk di dalam karya jurnalistik yaitu berita, feature dan depth reporting.
Sebuah karya jurnalistik dibangun dari fakta + data, bisa dari artikel , esai, atau resensi buku.
Karya jurnalistik haruslah singkat, jelas, lugas, menarik, seimbang, proporsional , aktual , faktual, akurat, dan juga jujur.
2.Karya fiksi / sastra
Karya fiksi atau sastra juga berupa fakta, data maupun opini dari penulis namun dibangun dengan loose. Karya ini dimungkinkan untuk dilakukan perubahan disana-sini untuk mencapai keindahan suatu cerita.
Jenis-jenis karya tulis yang merupakan karya sastra misalnya puisi, cerpen , novel, cerita serial, atau bisa dalam bentuk skenario film. Yang terpenting didalam suatu karya sastra adalah keindahan penggunaan bahasa yang dipakai didalam karya tersebut. Terkenal juga dengan sebutan tulisan “fiktif” atau “imajinatif”.
Seperti telah dipaparkan diatas, jika kita cerdas, kita tidak bisa berkontribusi banyak jika ide-ide yang kita punya tidak dituangkan dalam suatu bentuk tulisan. Walaupun itu bisa disampaikan dengan lisan, tapi perlu diingat bahwa kemampuan seseorang untuk mengingat pasti mempunyai batasan. Untuk itu ide-ide tersebut baiknya dituang dalam sebuah tulisan.
Sebuah karya tulis juga mampu untuk membuat kita dipandang sebagai orang yang mampu menata cara bicara kita. Kenapa? Karena dengan menulis, kita tidak bisa begitu saja menuangkan pikiran dalam tulisan. Sebuah tulisan haruslah sistematis sehingga enak dibaca dan ditangkap maknanya oleh pembaca.
Mungkin dulu kita menulis pasti dalam sebuah kertas, tapi sekarang teknologi sudah semakin maju. Internet telah membuat suatu sarana untuk kita menuangkan isi pikiran kita. Contohnya adalah blog. Disini kita bebas menulis apa saja. Bisa berupa fakta, opini atau hanya sebuah imajinasi yang mungkin bisa menjadi sebuah ide brilian dikemudian hari.
Seperti kita tahu bahwa kita hidup dari akan meninggalkan peradaban-peradaban disaat kita masih ada. Sebuah peradaban akan dapat kita ketahui jika ada bukti yang ada. Salah satu peninggalan peradaban adalah karya tulis. Ketika suatu peradaban hendak dihancurkan maka yang dihilangkan adalah karya tulis yang ada pada peradaban tersebut. Ini menghilangkan jejak adanya peradaban yang akan dihancurkan.
Karya tulis adalah salah satu bentuk apresiasi manusia dalam mengeluarkan isi dalam pikirannya. Secerdas apapun manusia jika idenya tidak dituangkan dalam bentuk tulisan (baik oleh dirinya maupun orang lain) kecerdasan itu hanya akan bertahan sebentar saja. Sepanjang masih ada yang mampu untuk menghafal ide-ide cerdas tersebut. Hal ini sangat rentan sekali ide tersebut akan cepat hilang. Apalagi jika ide tersebut bisa digunakan untuk kemaslahatan manusia.
Beberapa jenis tulisan yaitu :
1.Karya non fiksi / jurnalistik
Sebuah karya bisa kita nilai sebagai suatu karya non fiksi / jurnalis jika dalam karya tersebut menampilkan suatu fakta, data maupun opini penulis. Menampilkan sesuatu dengan apa adanya. Termasuk di dalam karya jurnalistik yaitu berita, feature dan depth reporting.
Sebuah karya jurnalistik dibangun dari fakta + data, bisa dari artikel , esai, atau resensi buku.
Karya jurnalistik haruslah singkat, jelas, lugas, menarik, seimbang, proporsional , aktual , faktual, akurat, dan juga jujur.
2.Karya fiksi / sastra
Karya fiksi atau sastra juga berupa fakta, data maupun opini dari penulis namun dibangun dengan loose. Karya ini dimungkinkan untuk dilakukan perubahan disana-sini untuk mencapai keindahan suatu cerita.
Jenis-jenis karya tulis yang merupakan karya sastra misalnya puisi, cerpen , novel, cerita serial, atau bisa dalam bentuk skenario film. Yang terpenting didalam suatu karya sastra adalah keindahan penggunaan bahasa yang dipakai didalam karya tersebut. Terkenal juga dengan sebutan tulisan “fiktif” atau “imajinatif”.
Seperti telah dipaparkan diatas, jika kita cerdas, kita tidak bisa berkontribusi banyak jika ide-ide yang kita punya tidak dituangkan dalam suatu bentuk tulisan. Walaupun itu bisa disampaikan dengan lisan, tapi perlu diingat bahwa kemampuan seseorang untuk mengingat pasti mempunyai batasan. Untuk itu ide-ide tersebut baiknya dituang dalam sebuah tulisan.
Sebuah karya tulis juga mampu untuk membuat kita dipandang sebagai orang yang mampu menata cara bicara kita. Kenapa? Karena dengan menulis, kita tidak bisa begitu saja menuangkan pikiran dalam tulisan. Sebuah tulisan haruslah sistematis sehingga enak dibaca dan ditangkap maknanya oleh pembaca.
Mungkin dulu kita menulis pasti dalam sebuah kertas, tapi sekarang teknologi sudah semakin maju. Internet telah membuat suatu sarana untuk kita menuangkan isi pikiran kita. Contohnya adalah blog. Disini kita bebas menulis apa saja. Bisa berupa fakta, opini atau hanya sebuah imajinasi yang mungkin bisa menjadi sebuah ide brilian dikemudian hari.
Friday, May 1, 2009
Enterprise Architecture Planning
Pada pertemuan kuliah kapsel kali ini Ibu Saufiah sebagai pembicaranya mengetengahkan hasil dari EA yang akan diimplementasikan di kampus IT Telkom. Mengapa kita perlu melakukan EA tersebut? Ada beberapa alasan mengenai hal tersebut. IT Telkom sebagai sebuah lembaga pendidikan terutama pendidikan tentang ICT sudah mutlak harus ada penerapan teknologi informasi didalamnya. Selain itu penerapan sebuah teknologi informasi adalah sebuah pendukung bagi organisasi tersebut. Belum lagi ketika kita harus berbicara tantangan kedepan untuk kampus IT Telkom yang akan masuk dalam World Class University maka sebuah EA Planning sudah sangat dibutuhkan.
Perlu kita ketahui bahwa syarat menjadi sebuah kampus yang bergelar World Class University haruslah memenuhi beberapa kriteria yaitu infrastruktur teknologi informasinya harus berkelas dunia, kepuasan pelanggan (seperti mahasiswanya) harus tinggi serta mampu untuk melakukan efektivitas biaya. Masih banyak kriteria lain yang harus dipenuhi selain ketiga hal tersebut. Dilihat dari kriteria yang ditetapkan tersebut sebenarnya kampus IT Telkom masih memerlukan banyak pembenahan disana-sini. Terutama dalam hal infrastruktur yang belum membuat pelanggan merasa puas. Hal ini saya alami sendiri ketika merasakan koneksi Internet yang disediakan kampus masih lambat. Selain itu
Untuk menanggapi tantangan tersebut maka Ibu Saufiah berusaha untuk membuat EA Planning untuk IT Telkom. EA sendiri pada dasarnya akan mampu untuk menyelaraskan antara bisnis dengan teknologi informasi yang dimiliki sebuah organisasi. Pada dasarnya pembuatan sebuah aplikasi atau teknologi informasi haruslah direncanakn untuk jangka panjang. Pada saat merencanakan sebuah TI haruslah membuat kerangka kerja yang jelas. Beberapa framework yang biasa dipakai adalah Zachman Framework, Federal Enterprise Architecture Framework(FEAF), DoDAF dan Treasury Enterprise Architecture Framework (TEAF).
Pada survey tahun 2003, dilakukan survey diseluruh dunia mengenai penggunaan framework yang paling banyak diapaki untuk merencanakan EA yaitu Zachman, TOGAF dan FEAF. Ketika kita melakukan perencanaan EA, kita bisa menilainya diakhir saat kita membuatnya yaitu dengan beberapa cara.
Saat kita akan membuat EA planning kita harus melihat apa saja pertukaran informasi, aplikasi apa saja dan teknologi informasi apa saja yang sudah ada dalam organisasi tersebut. Architecture harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada pada organisasi tersebut. Jika kita implementasikan di kampus IT Telkom bisa kita lakukan dengan bekerja sama dengan bagian sisfo IT Telkom. Karena teknologi informasi pada kampus kita dilakukan oleh bagian ini.
Pengenalan Pengolahan Citra
Oleh Hertog Nugroho
Pada pertemuan kapita selekta ini Bapak Hertog tidak menyampaikan bagaimana cara kerja atau materi-materi mengenai pengolahan citra, tapi beliau lebih menunjukkan mengapa kita harus mempelajari pengolahan citra itu sendiri. Beberapa hal yang dipaparkan oleh beliau mengenai mengapa kita mempelajari image processing adalah karena gambar dan video itu ada dimana saja, perkembangan pada aplikasi sangat cepat, dan juga gambar mudah untuk dipahami oleh manusia. Hal ini dikarenakan sekitar 25% otak manusia digunakan merepresentasikan gambar.
Penggunaan gambar pada aplikasi sekarang ini sudah berkembang pesat. Banyak aplikasi-aplikasi yang menggunakan teknik image processing ini. Diantaranya yaitu Industry quality inspection, remote sensing, medical imaging, traffic control, biometric, surveillance, dll.
Pada bidang industri, image processing bisa dipakai pada industri makanan ( untuk melakukan tes kualitas secara bentuk fisik suatu makanan seperti buah maupun sayuran), untuk medical imaging kita bisa lihat contohnya pada teknologi rontgen ataupun USG (UltraSonoGrafi) untuk melihat bagian dalam suatu organ tubuh manusia dengan menggunakan gelombang-gelombang tertentu. Sedangkan pada bidang traffic control sudah dikembangkan mobil yang mempunyai “mata”. Sehingga mobil tersebut mampu mendeteksi jikalau ada seseorang yang menyebarang didepan mobil tersebut. Secara otomatis mobil akan berhenti.
Image processing adalah sebuah bentuk pemrosesan sinyal input berupa gambar seperti hasil foto atau berupa frame-frame video. Output dari image processing bisa berupa suatu bentuk gambar lainnya atau kumpulan dari karakteristik atau parameter yang berhubungan dengan gambar.Kebanyakan teknik image processing memperlakukan gambar sebagai sinyal 2 dimensi dan menerapkan standar pemrosesan sinyal tersebut.
Yang perlu diperhatikan bahwa image processing mempunyai hubungan dengan banyak ilmu lainnya. Ilmu-ilmu tersebut misalnya artificial intelligence (kecerdasan buatan), signal processing, machine learning, physics, mathematic, neurobiology maupun imaging.
Selain itu dilihat dari penggunaan yang semakin luas bisa menjadi tolak ukur bagi diri kita untuk mempelajari ilmu tentang image processing ini. Terutama pada bidang industri. Karena pada bidang industri, perkembangannya sangat cepat dibandingkan dengan bidang-bidang yang lain. Selain dilihat dari semakin banyaknya industri-industri yang bermunculan dan juga tuntutan untuk menghasilkan berbagai keluaran berkualitas tinggi pada produk-produk yang dihasilkan oleh tiap industri.
Pada pertemuan kapita selekta ini Bapak Hertog tidak menyampaikan bagaimana cara kerja atau materi-materi mengenai pengolahan citra, tapi beliau lebih menunjukkan mengapa kita harus mempelajari pengolahan citra itu sendiri. Beberapa hal yang dipaparkan oleh beliau mengenai mengapa kita mempelajari image processing adalah karena gambar dan video itu ada dimana saja, perkembangan pada aplikasi sangat cepat, dan juga gambar mudah untuk dipahami oleh manusia. Hal ini dikarenakan sekitar 25% otak manusia digunakan merepresentasikan gambar.
Penggunaan gambar pada aplikasi sekarang ini sudah berkembang pesat. Banyak aplikasi-aplikasi yang menggunakan teknik image processing ini. Diantaranya yaitu Industry quality inspection, remote sensing, medical imaging, traffic control, biometric, surveillance, dll.
Pada bidang industri, image processing bisa dipakai pada industri makanan ( untuk melakukan tes kualitas secara bentuk fisik suatu makanan seperti buah maupun sayuran), untuk medical imaging kita bisa lihat contohnya pada teknologi rontgen ataupun USG (UltraSonoGrafi) untuk melihat bagian dalam suatu organ tubuh manusia dengan menggunakan gelombang-gelombang tertentu. Sedangkan pada bidang traffic control sudah dikembangkan mobil yang mempunyai “mata”. Sehingga mobil tersebut mampu mendeteksi jikalau ada seseorang yang menyebarang didepan mobil tersebut. Secara otomatis mobil akan berhenti.
Image processing adalah sebuah bentuk pemrosesan sinyal input berupa gambar seperti hasil foto atau berupa frame-frame video. Output dari image processing bisa berupa suatu bentuk gambar lainnya atau kumpulan dari karakteristik atau parameter yang berhubungan dengan gambar.Kebanyakan teknik image processing memperlakukan gambar sebagai sinyal 2 dimensi dan menerapkan standar pemrosesan sinyal tersebut.
Yang perlu diperhatikan bahwa image processing mempunyai hubungan dengan banyak ilmu lainnya. Ilmu-ilmu tersebut misalnya artificial intelligence (kecerdasan buatan), signal processing, machine learning, physics, mathematic, neurobiology maupun imaging.
Selain itu dilihat dari penggunaan yang semakin luas bisa menjadi tolak ukur bagi diri kita untuk mempelajari ilmu tentang image processing ini. Terutama pada bidang industri. Karena pada bidang industri, perkembangannya sangat cepat dibandingkan dengan bidang-bidang yang lain. Selain dilihat dari semakin banyaknya industri-industri yang bermunculan dan juga tuntutan untuk menghasilkan berbagai keluaran berkualitas tinggi pada produk-produk yang dihasilkan oleh tiap industri.
Sunday, April 5, 2009
Communication : A Golden Bridge To A Better Socio-Cultural Life
By Dr.H.M Solatun Ibn Muhammad Djamil
Paparan beliau saat kuliah Studium Generale tentang komunikasi sangat menarik untuk disimak. Disini kita diajarkan bagaimana sebuah komunikasi yang baik yang harus kita lakukan. Komunikasi berasal dari bahasa Latin Communis yang berarti Commonness. JIka didefinisikan maka komunikasi adalah proses pembuatan suatu makna antara dua orang atau lebih(Stewart L Tubbs and Sylvia Moss). Tapi ternyata komunikasi tidak hanya dilakukan oleh dua atau lebih orang. Bisa saja kita melakukan komunikasi dengan diri kita sendiri. Itulah yang dinamakan dengan intrapersonal communication yaitu mengkomunikasikan antara satu pikiran/pengalaman/pengetahuan dengan pikiran yang lain yang sudah kita miliki. Contohnya adalah ketika kita menanyakan kepada diri kita tentang bagaimana sikap kita sehari-hari. Jika dilihat komunikasi ini akan terlihat pada saat kita melakukan instrospeksi diri.
"Communication is Culture and Culture is Communication" (Edward T. Hall). Ini adalah pertanyaan yang paling fundamental dari sebuah komunikasi. Dikatakan bahwa komunikasi merupakan budaya, dan budaya adlah komunikasi. Untuk itu sebelum kita melakukan komunikasi dengan pihak lain yang berbeda tempat maka ketahuilah dulu budaya mereka. Sesuai dengan peribahasa dimana bumi dipijak maka disitu langit dijunjung. Kita pasti akan tahu betapa berbedanya cara berkomunikasi antar satu negara dengan negara lain. Namun, patut kita ketahui bahwa tidak perlu jauh-jauh untuk mencari sebuah perbedaan cara berkomunikasi. Antar dua daerah saja yang berdekatan saja bisa mempunyai perbedaan cara berkomunikasi yang berbeda. Inilah pengaruh dari budaya yang mereka miliki.
Kita perlu mempelajari komunikasi karena manusia cenderung untuk Ethnocentric (memandang segala sesuatu dari sudut pandang budaya sendiri), komunikasi terikat pada budaya, komunikasi merupakan kebutuhan tiap manusia dan komunikasi berjalan secara komplek dann dinamis. Dengan berkomunikasi kita mampu bertukar pikiran dengan orang lain. Karena komunikasi merupakan cara kita menyampaikan sesuatu pikiran kita kepada pihak lain.
Banyak cara komunikasi yang bisa kita lakukan. Secara umum cara berkomunikasi adalah dengan kita mengucapkan kata-kata dengan mulut kita. Namun, jangan heran bahwa hanya dengan bahasa tubuh bahkan kita diam itupun merupakan salah satu cara kita mengkomunikasikan sesuatu hal kepada orang lain. Itulah kenapa komunikasi bisa dikatakan sangat komplek.
Komunikasi yang paling baik/efisien adalah komunikasi yang mampu untuk memberikan suatu pemahaman yang sama antara satu pihak yang memberikan informasi kepada pihak yang menerima komunikasi. Atau bisa dikatakan tidak terjadi misunderstandings antara pihak pemberi dan penerima.
Paparan beliau saat kuliah Studium Generale tentang komunikasi sangat menarik untuk disimak. Disini kita diajarkan bagaimana sebuah komunikasi yang baik yang harus kita lakukan. Komunikasi berasal dari bahasa Latin Communis yang berarti Commonness. JIka didefinisikan maka komunikasi adalah proses pembuatan suatu makna antara dua orang atau lebih(Stewart L Tubbs and Sylvia Moss). Tapi ternyata komunikasi tidak hanya dilakukan oleh dua atau lebih orang. Bisa saja kita melakukan komunikasi dengan diri kita sendiri. Itulah yang dinamakan dengan intrapersonal communication yaitu mengkomunikasikan antara satu pikiran/pengalaman/pengetahuan dengan pikiran yang lain yang sudah kita miliki. Contohnya adalah ketika kita menanyakan kepada diri kita tentang bagaimana sikap kita sehari-hari. Jika dilihat komunikasi ini akan terlihat pada saat kita melakukan instrospeksi diri.
"Communication is Culture and Culture is Communication" (Edward T. Hall). Ini adalah pertanyaan yang paling fundamental dari sebuah komunikasi. Dikatakan bahwa komunikasi merupakan budaya, dan budaya adlah komunikasi. Untuk itu sebelum kita melakukan komunikasi dengan pihak lain yang berbeda tempat maka ketahuilah dulu budaya mereka. Sesuai dengan peribahasa dimana bumi dipijak maka disitu langit dijunjung. Kita pasti akan tahu betapa berbedanya cara berkomunikasi antar satu negara dengan negara lain. Namun, patut kita ketahui bahwa tidak perlu jauh-jauh untuk mencari sebuah perbedaan cara berkomunikasi. Antar dua daerah saja yang berdekatan saja bisa mempunyai perbedaan cara berkomunikasi yang berbeda. Inilah pengaruh dari budaya yang mereka miliki.
Kita perlu mempelajari komunikasi karena manusia cenderung untuk Ethnocentric (memandang segala sesuatu dari sudut pandang budaya sendiri), komunikasi terikat pada budaya, komunikasi merupakan kebutuhan tiap manusia dan komunikasi berjalan secara komplek dann dinamis. Dengan berkomunikasi kita mampu bertukar pikiran dengan orang lain. Karena komunikasi merupakan cara kita menyampaikan sesuatu pikiran kita kepada pihak lain.
Banyak cara komunikasi yang bisa kita lakukan. Secara umum cara berkomunikasi adalah dengan kita mengucapkan kata-kata dengan mulut kita. Namun, jangan heran bahwa hanya dengan bahasa tubuh bahkan kita diam itupun merupakan salah satu cara kita mengkomunikasikan sesuatu hal kepada orang lain. Itulah kenapa komunikasi bisa dikatakan sangat komplek.
Komunikasi yang paling baik/efisien adalah komunikasi yang mampu untuk memberikan suatu pemahaman yang sama antara satu pihak yang memberikan informasi kepada pihak yang menerima komunikasi. Atau bisa dikatakan tidak terjadi misunderstandings antara pihak pemberi dan penerima.
Saturday, April 4, 2009
PENDEKATAN OBJECT ORIENTED DESIGN PADA PERANCANGAN EMBEDDED SYSTEM BERBASIS SYSTEM C
Oleh Maman Abdurohman, ST.MT
Embedded sytem berbasis System C merupakan suatu perangkat yang ditanamkan dalam sebuah sistem. Kebutuhan akan embedded sistem sekarang ini maju pesat. Banyak komponen-komponen hardware baru yang bisa tiap hari kita ketahui adalah keluaran terbaru dari pabrikan. Bukan hanya hardware dari komputer yang membutuhkan suatu embedded system, sebenarnya semua perangkat elektronik menggunakan embedded system. Di jaman sekarang ini yang paling tumbuh adalah pada sistem komputasi mobile.
Pengembangan embedded sistem itu sendiri meliputi spesifikasi produk yang akan dibuat, perancangan dan kemudian implementasi. Untuk sebuah perancangan suatu sistem saja dibutuhkan waktu antara 2 hingga 6 bulan. Hal ini supaya hasil yang diharapkan akan maksimal. Tapi hal ini juga belum menjamin akan keberhasilan suatu hardware jika sudah dipasarkan. Karena terlalu lama dalam suatu perancangan akan menyebabkan teknologi yang dipakai bisa tertinggal. Atau sudah tidak sesuai dengan permintaan pasar. Kemudian tahap kedua adalah perancangan embedded sistem. Dalam tahapan kedua ini juga sebenarnya terdiri dari tahap-tahap atau fase lain yaitu fase produk spesification, hardware dan software partitioning. Dalam pemodelan perangkat keras bisa menggunakan pemodelan sistem gerbang, register transfer level atau transaksi. Setelah tahapan perancangan maka tahap terakhir yaitu suatu tahapan penggabungan perangkat keras dan perangkat lunak yang telah dibuat yang kemudian akan dilakukan uji coba. Kemudian pada akhirnya akan dilakukan perawatan(maintenance) dan upgrading pada sistem tersebut.
Pada pemodelan level transaksi, peningkatan Abstraksi pemodelan dapat menggunakan beberapa bahasa pemodelan seperti sistem C yang berbasis C++, system verilog yang berbasis verilog, sedangkan model perancangan umum menggunakan UML yang berbasis pada object oriented serta terstruktur(berupa aliran data) Disini yang menjadi perbandingan adalah antara System C dan juga UML. JIka keduanya dibandingkan akan terdapat beberapa kesamaan. Jika pada System C yaitu pemrograman, channel, interface, port, nama port, type data dan prosesor yang terdapat pada system C. Sedangkan pada UML akan mengenal class sc_modul, class sc_channel, class virtual, atribut class, nama atribut, tipe atribut dan method class. System C membutuhkan VHDL, Verilog dan C++ yang dilengkapi dengan library hardware.
Untuk pemodelan pada perangkat lunak bisa menggunakan sistem terstruktur yaitu menggunakan DFD berupa input kemudian proses lalu output. Dan juga mengguanakn object oriented.
Embedded sytem berbasis System C merupakan suatu perangkat yang ditanamkan dalam sebuah sistem. Kebutuhan akan embedded sistem sekarang ini maju pesat. Banyak komponen-komponen hardware baru yang bisa tiap hari kita ketahui adalah keluaran terbaru dari pabrikan. Bukan hanya hardware dari komputer yang membutuhkan suatu embedded system, sebenarnya semua perangkat elektronik menggunakan embedded system. Di jaman sekarang ini yang paling tumbuh adalah pada sistem komputasi mobile.
Pengembangan embedded sistem itu sendiri meliputi spesifikasi produk yang akan dibuat, perancangan dan kemudian implementasi. Untuk sebuah perancangan suatu sistem saja dibutuhkan waktu antara 2 hingga 6 bulan. Hal ini supaya hasil yang diharapkan akan maksimal. Tapi hal ini juga belum menjamin akan keberhasilan suatu hardware jika sudah dipasarkan. Karena terlalu lama dalam suatu perancangan akan menyebabkan teknologi yang dipakai bisa tertinggal. Atau sudah tidak sesuai dengan permintaan pasar. Kemudian tahap kedua adalah perancangan embedded sistem. Dalam tahapan kedua ini juga sebenarnya terdiri dari tahap-tahap atau fase lain yaitu fase produk spesification, hardware dan software partitioning. Dalam pemodelan perangkat keras bisa menggunakan pemodelan sistem gerbang, register transfer level atau transaksi. Setelah tahapan perancangan maka tahap terakhir yaitu suatu tahapan penggabungan perangkat keras dan perangkat lunak yang telah dibuat yang kemudian akan dilakukan uji coba. Kemudian pada akhirnya akan dilakukan perawatan(maintenance) dan upgrading pada sistem tersebut.
Pada pemodelan level transaksi, peningkatan Abstraksi pemodelan dapat menggunakan beberapa bahasa pemodelan seperti sistem C yang berbasis C++, system verilog yang berbasis verilog, sedangkan model perancangan umum menggunakan UML yang berbasis pada object oriented serta terstruktur(berupa aliran data) Disini yang menjadi perbandingan adalah antara System C dan juga UML. JIka keduanya dibandingkan akan terdapat beberapa kesamaan. Jika pada System C yaitu pemrograman, channel, interface, port, nama port, type data dan prosesor yang terdapat pada system C. Sedangkan pada UML akan mengenal class sc_modul, class sc_channel, class virtual, atribut class, nama atribut, tipe atribut dan method class. System C membutuhkan VHDL, Verilog dan C++ yang dilengkapi dengan library hardware.
Untuk pemodelan pada perangkat lunak bisa menggunakan sistem terstruktur yaitu menggunakan DFD berupa input kemudian proses lalu output. Dan juga mengguanakn object oriented.
Friday, March 27, 2009
The Magic of Communication
Erwin Kurnia Wijaya
Komunikasi adalah wujud kita berinteraksi dengan orang lain disekitar kita. Bagaimana seseorang dapat saling berbagai informasi maupun ide/pendapat itu semua dilakukan melalui proses komunikasi. Perlu teknik-teknik khusus untuk melakukan komunikasi dengan orang lain supaya hal-hal yang ingin kita sampaikan kepada orang lain ditangkap dengan baik oleh orang tersebut.
Hal-hal yang diperlukan untuk memahami suatu konsep berkomunikasi dengan orang lain adalah dengan mempelajari karakter-karakter tiap individu yang akan kita ajak untuk berkomunikasi. Bagaimanakah tipe-tipe komunikasi yang mereka punya? Itulah hal yang perlu kita pahami supayan menimbulkan suatu bentuk komunikasi yang nyaman.
Ada beberapa representasi sistem komunikasi manusia, yaitu visual, audio dan kinestetik. Masing-masing representasi ini haru skita pahami. Karena pada dasarnya seseorang pasti memiliki satu representasi. Misalnya saja untuk orang yang memiliki representasi visual, aspek bicara cepat, sedangkan representasi orang audio ritmis, dan kinestetik cenderung lambat.
Masih banyak hal yang menjadi ciri-ciri bagaimana menentukan representasi sistem tiap orang disekitar kita dalam berkomunikasi baik dilihat dari cara bicara, pandangan mata ketika berbicara, pernafasan ataupun penggunaan kata-kata ketika berbicara dengan orang lain.
Selain harus memahami itu semua, tidak lupa kita juga harus tahu bagaimana prinsip berkomunikasi yang baik. Menurut perhitungan tentang pengaruh beberapa bentuk komunikasi bisa disimpulkan bahwa body language berpengaruh sebanyak 55%, voice 38% dan word (pemakaian kata) 7%. Tapi kita tidak bisa hanya menggunakan body language saja untuk bisa membuat komunikasi yang baik karena pilihan kata yang kita pakai juga ikut berpengaruh termasuk juga tinggi rendah suara yang kita gunakan juga sangat perlu. Untuk itu kita harus kongruen antara fisio(body language), mutu suara dan kata-kata yang kita pakai.
Kita juga harus bisa yang namanya pacing leading (menyesuaikan kemudian mengarahkan). Menyesuaikan karena kita harus menyesuaikan seseorang dalam berkomunikasi dilihat dari fisiologis, suara, bentuk mirroring juga dari segi Visual, Audio maupun kinestetik. Dengan pacing kita bisa membnetuk keakraban dalam berkomunikasi sehingga kita bisa leading(mengarahkan) kemana arah pembicaraan.
Komunikasi adalah wujud kita berinteraksi dengan orang lain disekitar kita. Bagaimana seseorang dapat saling berbagai informasi maupun ide/pendapat itu semua dilakukan melalui proses komunikasi. Perlu teknik-teknik khusus untuk melakukan komunikasi dengan orang lain supaya hal-hal yang ingin kita sampaikan kepada orang lain ditangkap dengan baik oleh orang tersebut.
Hal-hal yang diperlukan untuk memahami suatu konsep berkomunikasi dengan orang lain adalah dengan mempelajari karakter-karakter tiap individu yang akan kita ajak untuk berkomunikasi. Bagaimanakah tipe-tipe komunikasi yang mereka punya? Itulah hal yang perlu kita pahami supayan menimbulkan suatu bentuk komunikasi yang nyaman.
Ada beberapa representasi sistem komunikasi manusia, yaitu visual, audio dan kinestetik. Masing-masing representasi ini haru skita pahami. Karena pada dasarnya seseorang pasti memiliki satu representasi. Misalnya saja untuk orang yang memiliki representasi visual, aspek bicara cepat, sedangkan representasi orang audio ritmis, dan kinestetik cenderung lambat.
Masih banyak hal yang menjadi ciri-ciri bagaimana menentukan representasi sistem tiap orang disekitar kita dalam berkomunikasi baik dilihat dari cara bicara, pandangan mata ketika berbicara, pernafasan ataupun penggunaan kata-kata ketika berbicara dengan orang lain.
Selain harus memahami itu semua, tidak lupa kita juga harus tahu bagaimana prinsip berkomunikasi yang baik. Menurut perhitungan tentang pengaruh beberapa bentuk komunikasi bisa disimpulkan bahwa body language berpengaruh sebanyak 55%, voice 38% dan word (pemakaian kata) 7%. Tapi kita tidak bisa hanya menggunakan body language saja untuk bisa membuat komunikasi yang baik karena pilihan kata yang kita pakai juga ikut berpengaruh termasuk juga tinggi rendah suara yang kita gunakan juga sangat perlu. Untuk itu kita harus kongruen antara fisio(body language), mutu suara dan kata-kata yang kita pakai.
Kita juga harus bisa yang namanya pacing leading (menyesuaikan kemudian mengarahkan). Menyesuaikan karena kita harus menyesuaikan seseorang dalam berkomunikasi dilihat dari fisiologis, suara, bentuk mirroring juga dari segi Visual, Audio maupun kinestetik. Dengan pacing kita bisa membnetuk keakraban dalam berkomunikasi sehingga kita bisa leading(mengarahkan) kemana arah pembicaraan.
Friday, March 13, 2009
Green Computing
Kuliah Kapita Selekta IT Telkom, 7 Maret 2009
Oleh Oka Purnawa
Menurut Priyanto (Kedaulatan Rakyat) Green Computing adalah perilaku menggunakan sumber daya komputer secara efisien. Ternyata dengan kita menggunakan komputer kita juga telah menyumbangkan dampak negatif pula bagi bumi kita. Kenapa hal ini bisa terjadi, tidak lain dan tidak bukan karena penggunaan sumber daya (terutama listrik) dan juga panas yang dihasilkan oleh komputer itu sendiri.
Saya sangat setuju dengan adanya Green Computing ini. Sebagaimana bisa dilihat pada Win Solution yang mampu dilakukan dengan kita melakukan Green Computing ini yaitu:
- SUstainability
- Environmental friendly
- Energy Efficient
- Resource Efficient
- Reduce Useless work
Selain itu, sejak tahun 1992, baik dari pihak pemerintah maupun dari pihak industri sendiri terutama para produsen alat-alat listrik terutama komputer telah berlomba-lomba supaya teknologi yang mereka buat ramah lingkungan.Dari pihak pemerinatah contohnya adalah dengan melakukan sertifikasi pada perangkat-perangkat listik bahkan sampai pada furniture. Misalnya Energy Star dan TCO. Dari pihak industri pun tidak kalah yaitu seperti The Green Grid, IBM Big Green Innovations, SAP.
Disini saya sangat tertarik pada kiprah SAP yang mendeklarasikan dirinya mampu untuk menurunkan pencemaran emisi karbon hingga mencapai 51%. Itu adalah angka yang fantastis. Ini baru sebuah wacana namun sangat bagus, terutama untuk saya sebagai seorang mahasiswa Informatika. Kita ditantang dimana kita kelak menjadi seorang developer perangkat lunak pun kita masih bisa menyumbangkan kemampuan kita untuk Green Computing ini. Karena dengan kita membuat software yang sesuai dan efisien juga akan berdampak sangat signifikan pada lingkungan sekitar kita.
Dengan kita melakukan Green Computing ini secara sadar maupun tidak sadar kita juga akan mendapatkan keuntungan baik secara individu untuk diri kita sendiri, lingkungan maupun bumi yang kita cintai ini. Beberapa langkah yang dikeluarkan melalui Green Computing ini terutama pada penggunaan energi(listrik) dan tempat(terutama pada Data Center)yang lebih efisien maupun pemaksimalan kinerja suatu perangkat.
Banyak langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk melakukan Green Computing. Beberapa merupakan cara yang murah dn mudah, namun ada juga yang menurut saya hal itu sedikit rumit. Untuk yang mudah misalnya tidak mencetak dokumen elektronik, menggunakan email untuk menggantikan fax dan sirkulasi dokumen, menggunakan kertas daur ulang, memperkecil ukuran font dan spasi, mematikan komputer atau alat-alat lain yang tidak bekerja. Sedangkan untuk yang sedikit sulit misalnya tidak harus membeli komponen baru dan teliti dalam membeli perangkat. Hal itu tentu saja menuntut pengetahuan kita untuk memahami seluk-beluk perangkat yang kita inginkan, apalagi bila perangkat itu termasuk perangkat second.
Oleh Oka Purnawa
Menurut Priyanto (Kedaulatan Rakyat) Green Computing adalah perilaku menggunakan sumber daya komputer secara efisien. Ternyata dengan kita menggunakan komputer kita juga telah menyumbangkan dampak negatif pula bagi bumi kita. Kenapa hal ini bisa terjadi, tidak lain dan tidak bukan karena penggunaan sumber daya (terutama listrik) dan juga panas yang dihasilkan oleh komputer itu sendiri.
Saya sangat setuju dengan adanya Green Computing ini. Sebagaimana bisa dilihat pada Win Solution yang mampu dilakukan dengan kita melakukan Green Computing ini yaitu:
- SUstainability
- Environmental friendly
- Energy Efficient
- Resource Efficient
- Reduce Useless work
Selain itu, sejak tahun 1992, baik dari pihak pemerintah maupun dari pihak industri sendiri terutama para produsen alat-alat listrik terutama komputer telah berlomba-lomba supaya teknologi yang mereka buat ramah lingkungan.Dari pihak pemerinatah contohnya adalah dengan melakukan sertifikasi pada perangkat-perangkat listik bahkan sampai pada furniture. Misalnya Energy Star dan TCO. Dari pihak industri pun tidak kalah yaitu seperti The Green Grid, IBM Big Green Innovations, SAP.
Disini saya sangat tertarik pada kiprah SAP yang mendeklarasikan dirinya mampu untuk menurunkan pencemaran emisi karbon hingga mencapai 51%. Itu adalah angka yang fantastis. Ini baru sebuah wacana namun sangat bagus, terutama untuk saya sebagai seorang mahasiswa Informatika. Kita ditantang dimana kita kelak menjadi seorang developer perangkat lunak pun kita masih bisa menyumbangkan kemampuan kita untuk Green Computing ini. Karena dengan kita membuat software yang sesuai dan efisien juga akan berdampak sangat signifikan pada lingkungan sekitar kita.
Dengan kita melakukan Green Computing ini secara sadar maupun tidak sadar kita juga akan mendapatkan keuntungan baik secara individu untuk diri kita sendiri, lingkungan maupun bumi yang kita cintai ini. Beberapa langkah yang dikeluarkan melalui Green Computing ini terutama pada penggunaan energi(listrik) dan tempat(terutama pada Data Center)yang lebih efisien maupun pemaksimalan kinerja suatu perangkat.
Banyak langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk melakukan Green Computing. Beberapa merupakan cara yang murah dn mudah, namun ada juga yang menurut saya hal itu sedikit rumit. Untuk yang mudah misalnya tidak mencetak dokumen elektronik, menggunakan email untuk menggantikan fax dan sirkulasi dokumen, menggunakan kertas daur ulang, memperkecil ukuran font dan spasi, mematikan komputer atau alat-alat lain yang tidak bekerja. Sedangkan untuk yang sedikit sulit misalnya tidak harus membeli komponen baru dan teliti dalam membeli perangkat. Hal itu tentu saja menuntut pengetahuan kita untuk memahami seluk-beluk perangkat yang kita inginkan, apalagi bila perangkat itu termasuk perangkat second.
Saturday, March 7, 2009
Social Software and It’s Business Application
Oleh Mochamad James Falahudin
IT Telkom - Kapita Selekta IF-29-01 - Sabtu, 01/03/09
Social software adalah suatu perangkat lunak yang pada pemakaiannya akan membuat seseorang menjadi lebih sosial dan mempercepat pembentukan dan penggunaan social capital. Beberapa contoh software yang termasuk dalam social software misalnya blog, Facebook, MySpace, Digg, RSS, dan masih banyak yang lainnya.
Sekarang ini perkembangan inovasi bisnis semakin cepat. 75% CEO mengindikasikan bahwa kerjasama sangatlah penting untuk berinovasi dalam berbisnis. Inilah kenapa dalam berbisnis kita harus peduli dengan social capital.
Beberapa hal yang mendorong tumbuhnya social software:
1.Lingkungan yang lebih kompleks
> Matrixed organization
> Organization changes
> Mergers/acquisition
> Global companies
> Telecomuting
2.Work is increasely collaborative
> Specialization
> Adhoc project
3.Work demands more social capital
Social software dibentuk melalui 3 tahap yaitu
1.Community activities (Tacit Knowledge)
2.Social capital (Relationship)
3.Bussines Value (Efficiency)
Social Software dibentuk oleh:
> Profile
> Komunitas
> Blog (Tempat mencurahkan pikiran )
> Dog ear (semacam membentuk bookmark)
> Activities
Hasil dari social software
1.Empower people
2.Execute with confidence
3.Complete tasks faster (Pengerjaan tugas lebih cepat)
4.Grow through innovation
IT Telkom - Kapita Selekta IF-29-01 - Sabtu, 01/03/09
Social software adalah suatu perangkat lunak yang pada pemakaiannya akan membuat seseorang menjadi lebih sosial dan mempercepat pembentukan dan penggunaan social capital. Beberapa contoh software yang termasuk dalam social software misalnya blog, Facebook, MySpace, Digg, RSS, dan masih banyak yang lainnya.
Sekarang ini perkembangan inovasi bisnis semakin cepat. 75% CEO mengindikasikan bahwa kerjasama sangatlah penting untuk berinovasi dalam berbisnis. Inilah kenapa dalam berbisnis kita harus peduli dengan social capital.
Beberapa hal yang mendorong tumbuhnya social software:
1.Lingkungan yang lebih kompleks
> Matrixed organization
> Organization changes
> Mergers/acquisition
> Global companies
> Telecomuting
2.Work is increasely collaborative
> Specialization
> Adhoc project
3.Work demands more social capital
Social software dibentuk melalui 3 tahap yaitu
1.Community activities (Tacit Knowledge)
2.Social capital (Relationship)
3.Bussines Value (Efficiency)
Social Software dibentuk oleh:
> Profile
> Komunitas
> Blog (Tempat mencurahkan pikiran )
> Dog ear (semacam membentuk bookmark)
> Activities
Hasil dari social software
1.Empower people
2.Execute with confidence
3.Complete tasks faster (Pengerjaan tugas lebih cepat)
4.Grow through innovation
Thursday, February 26, 2009
Windows 7
Windows 7 adalah sistem yang pertama kali dirilis oleh Microsoft yang fokus feedback konsumen dan riset-riset selama pengembangannya. Hal ini akan sangat membantu para konsumen dan partner kerja Microsoft untuk menggunakan Windows.
Beberapa riset yang dilakukan oleh Microsoft. Ada beberapa hal yang sangat diinginkan konsumen, yaitu
1. Saya hanya ingin sistemnya berjalan baik.
2. Saya ingin melakukan sesuatu yang saya lakukan setiap hari berjalan dengan mudah.
3. Saya tidak ingin mendengar setiap fitur baru. Hanya kaytakan pada saya diantaranya yang membuat hidup mudah.
4. Saya ingin mencoba sesuatu yang baru jika itu mudah dipelajari dan dilakukan.
Melalui hasil ini, Microsoft menyimpulkan bahwa sebuah sistem haruslah mampu bekerja sesuai dengan yang kita inginkan, tiap tugas berjalan cepat dan mudah, hal baru selalu memungkinkan.
Berikut adalah hasil yang dicapai oleh Windows 7
Works The Way You Want :
> Lebih cepat dan lebih responsif
> Konsumsi memori lebih rendah
> Hemat dalam penggunaan daya baterai
> Semua aplikasi dan perangkat pada Vista mampu berjalan di Windows 7.
> Mampu berjalan pada komputer dengan spesifikasi minimum.
Tugas Harian berjalan Cepat dan mudah :
> Navigasi yang lebih intuitif
> Home Networking yang lebih sederhana
> Kapabilitas perangkat lebih tinggi.
> Browsing Web lebih cepat.
New Things Possible :
> Pilihan Anda untuk berinteraksi dengan PC lebih banyak.
> Kemudahan dalam menikmati foto, musik dan video.
> Upgrading yang dilakukan setiap saat.
Beberapa riset yang dilakukan oleh Microsoft. Ada beberapa hal yang sangat diinginkan konsumen, yaitu
1. Saya hanya ingin sistemnya berjalan baik.
2. Saya ingin melakukan sesuatu yang saya lakukan setiap hari berjalan dengan mudah.
3. Saya tidak ingin mendengar setiap fitur baru. Hanya kaytakan pada saya diantaranya yang membuat hidup mudah.
4. Saya ingin mencoba sesuatu yang baru jika itu mudah dipelajari dan dilakukan.
Melalui hasil ini, Microsoft menyimpulkan bahwa sebuah sistem haruslah mampu bekerja sesuai dengan yang kita inginkan, tiap tugas berjalan cepat dan mudah, hal baru selalu memungkinkan.
Berikut adalah hasil yang dicapai oleh Windows 7
Works The Way You Want :
> Lebih cepat dan lebih responsif
> Konsumsi memori lebih rendah
> Hemat dalam penggunaan daya baterai
> Semua aplikasi dan perangkat pada Vista mampu berjalan di Windows 7.
> Mampu berjalan pada komputer dengan spesifikasi minimum.
Tugas Harian berjalan Cepat dan mudah :
> Navigasi yang lebih intuitif
> Home Networking yang lebih sederhana
> Kapabilitas perangkat lebih tinggi.
> Browsing Web lebih cepat.
New Things Possible :
> Pilihan Anda untuk berinteraksi dengan PC lebih banyak.
> Kemudahan dalam menikmati foto, musik dan video.
> Upgrading yang dilakukan setiap saat.
Subscribe to:
Posts (Atom)